Wow, Ikan Berkepala Mirip Buaya Ditawar Rp 20 Juta di Trowulan Mojokerto

Wow, Ikan Berkepala Mirip Buaya Ditawar Rp 20 Juta di Trowulan Mojokerto. Ikan berkepala mirip buaya yang dipancing dari kolam peninggalan Majapahit, Trowulan Kabupaten Mojokerto dilirik banyak wisatawan. Ikan yang dianggap aneh oleh warga ini ditawar seharga Rp 20 juta oleh seorang wisatawan.

"Ikan ini ada yang nawar 15 sampai 20 juta pada saya. Mereka wisatawan yang berkunjung ke Pendopo Trowulan dari Jawa Barat dan Bali," kata Suparto (40), kepada detiksurabaya.com saat ditemui di rumahnya di Gang Brangkandang, Jumat (22/7/2011) siang.

Kedua wisatawan ini adalah, Andri Setyawan (34) asal Sukabumi, Jawa Barat dan Nyoman (42) asal Singaraja, Bali. Kedua orang ini mengaku mengetahui ikan ini dari kabar yang beredar saat mereka sedang mengunjungi situs-situs Kerajaan Majapahit. Karena penasaran, keduanya langsung melihat ikan ini.

Andri, adalah orang pertama yang menawar ikan bergigi tajam ini, dia datang bersama istrinya langsung melihat-lihat ikan berbobot 3,5 Kg ini. Karena kepincut, pengusaha tekstil ini langsung membandrolnya dengan harga Rp 15 juta. Dengan perasaan kaget, Suparto pun masih berfikir panjang.

"Tadi pagi Pak Andri langsung menunjukkan uangnya ke saya, katanya sih mau beli ikan saya untuk dibawa pulang. Karena saya berfikir panjang, dia pergi," imbuh Suparto.

Beberapa saat kemudian, Nyoman datang dengan membawa mobil mewah. Setelah melihat ikan sepanjang 1 meter ini, tanpa panjang lebar, Nyoman langsung menawar ikan mirip dengan buaya ini. Suparto yang sebelumnya sudah mendapat tawaran harga Rp 15 juta dari Andri, kemudian menolak tawaran Nyoman.

Karena merasa ditolak, Nyoman menawar ikan tersebut dengan harga Rp 20 juta. Saat itu pula, Nyoman langsung berniatan mengajak Suparto ke bank untuk mengambil uang. "Sebentar, saya bicarakan dengan sesepuh desa dulu. Pak Nyoman ini tertarik karena ikan ini ditemukan di Kolam Segaran," imbuh Suparto saat itu.

Hingga beberapa saat kemudian, Suparto berunding dengan sesepuh desa dan memutuskan untuk tidak menjual ikan ini. Selain dianggap langka, ikan ini juga telah dikeramatkan oleh warga setempat karena ditemukan di Kolam Segaran, sebuah situs peninggalan Kerajaan Majapahit.

"Saya agak kecewa juga saat tawaran saya ditolak. Saya sangat berminat, karena ikan ini ditemukan di Kolam Segaran. Sebenarnya ikan ini tidak aneh, ikan ini jenisnya adalah Crocodile Fish," ungkap Nyoman kepada detiksurabaya.com di rumah Suparto.

Sebelumnya, warga Dusun Unggahan, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto digemparkan dengan penemuan seekor ikan berkepala mirip buaya. Ikan dengan bobot 3,5 Kg tersebut didapat Suparto (45) saat memancing di Kolam Segaran Majapahit.

Dari penelusuran detiksurabaya.com, ikan temuan warga Mojokerto ini merupakan jenis aligator, atau dengan nama latin Lepisus Peus. Ikan ini biasanya hidup di perairan Amerika Tengan dan Selatan.

Ikan ini tergolong omnivora, cenderung karnivora. Dia banyak memakan ikan-ikan lain. Ikan ini biasanya bertelur sekitar bulan April - Juni. Ikan langka di Indonesia ini bisa mencapai ukuran 1,5 - 1,8 m dan berbobot 70 kg lebih.


Postingan Terkait Lainnya :


Banner Float Ads

 

W3 Directory - the World Wide Web Directory My Zimbio Marketing / SEO ping.sg - the community meta blog for singapore bloggers Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Prediksi Sepakbola Terbaru, Video Sepakbola, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Indonesia, Sea Games XXVI 2011, Euro 2012, Piala Dunia 2014, MotoGP
Tips SEO, Blogspot, WordPress, Facebook, Twitter, Bisnis Online, Google AdSense, Joomla, Drupal